Sepinya Konveksi Kaos

Sepinya Konveksi Kaos - Memasuki tahun politik belasan partai sibuk melakukan kampanye. Masing-masing partai sibuk membuat baju untuk diberikan ke simpatisan partainya. Salah satu lokasi yang sering kebanjiran order baju partai kawasan Pusat Industri Kecil (PIK), Cakung, Jakarta Timur. 



saat ditemui menggunakan kaos berwarna abu-abu mengungkapkan bahwa pemilu tahun ini sudah kehilangan gregetnya. Beliau tak lagi merasakan euforia yang sama dengan periode sebelumnya."Tahun lalu banyak sponsor jadi sekali belanja bisa sampai Rp 100 juta. Sekarang paling Rp 10 jutaan. Ini nggak berani gara-gara KPK sudah makin ketat. Baliho turun peminatnya juga gara-gara peraturan baru," terangnya sambil sesekali menghisap sebatang rokok.

Tak banyak berbeda dari Ibu Sumi, 35 tahun, yang kali itu sedang sibuk dengan telepon yang tak henti-hentinya berdering. Pedagang yang jauh-jauh datang dari Sumatera itu mengaku mengalami penurunan pemesanan sebanyak 50%.

Perbedaan konveks kaos d bali


Menjelang pemilihan umum legislatif pada 9 April mendatang, pesanan konveksi kaos calon anggota legislatif di sejumlah perusahaan konveksi di Denpasar, Bali, meningkat hingga 100 persen. Pesanan datang tak hanya dari Bali, tapi juga beberapa provinsi lain di kawasan Indonesia Timur.



Salah satu perusahaan konveksi yang ketiban rejeki berada di Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Dalam dua bulan terakhir, tempat ini menerima pesanan hingga 10.000 kaos dari yang semula hanya 5.000. Biasanya satu kaos caleg dijual dengan harga sekitar Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per buah. Setiap bulan perusahaan memperoleh keuntungan hingga Rp 80 juta.

Pemilu legislatif di Bali akan diikuti masing-masing 30 partai politik, 30 calon anggota DPD dan 5.000 lebih caleg DPRD tingkat dua hingga DPR Pusat. Sementara jumlah pemilih mencapai 2,6 juta yang tersebar di 7.000 ribu lebih tempat pemungutan suara.

Berbeda lagi konveksi kaos di Lampung


Musim kampanye benar-benar membawa berkah bagi pengusaha konveksi kaos murah dan sablon di Lampung. Sejak pekan silam, mereka sudah menolak pesanan pembuatan kaos, topi, spanduk, dan atribut partai politik. Penolakan ini karena membanjirnya pesanan sebelumnya.

Ketika ditemui, baru-baru ini, pengusaha konveksi terbesar di Lampung, Supratman, mengatakan, order pemesanan kaos naik 100 persen. Itulah sebabnya, sejak pekan silam, dia sudah menolak pesanan kaos parpol yang berjumlah lebih dari seribu buah. Soalnya, pesanan yang ada sudah membuat karyawan Supratman kelelahan karena harus lembur setiap hari. Supratman khawatir tak dapat menyelesaikan pesanan tepat waktu.

Di Lampung, harga kaos rata-rata Rp 5.000 per potong. Sedangkan harga jaket Rp 35 ribu, bendera Rp 20 ribu, dan topi Rp 10 ribu. Dengan harga ini, pengusaha konveksi bisa meraup untung lumayan. Musim kampanye memang benar-benar membawa berkah bagi mereka.
Sepinya Konveksi Kaos 4.5 5 Imam Sulistio Selasa, 30 September 2014 Sepinya Konveksi Kaos - Memasuki tahun politik belasan partai sibuk melakukan kampanye. Masing-masing partai sibuk membuat baju untuk dibe...


On : Selasa, 30 September 2014,

If you enjoyed this article, sign up for free updates.

author picture

About Author

I'am Imam Sulistio, a part-time blogger and template designer from Indonesia who is the founder And Author of Blog Gazebo. I love create Blogger Themes, write about blog design, And Blogspot tweaks. You can subscribe me on G+ @ Imam Sulistio .

Tidak ada komentar

Posting Komentar